Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kuliner Kota Udang, Yuk Kita Cicipi Rasanya

kuliner-kota-udang

Membahas tentang kuliner Indonesia memang tak ada habisnya. Tak terkecuali kuliner asal cierbon yang menyajikan makanan cita rasa yang nggak kalah lezat dari daerah lain. Apa saja sih kuliner kota udang itu ? Yuk kita cicipi.

Kuliner Kota Udang Nasi Jamblang

Dahulu Nasi Jamblang menjadi penyelamat masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon saat penjajahan Belanda. Pada masa tersebut, kerja paksa yang melibatkan ribuan warga Cirebon untuk membangun jalan Anyer-Panarukan. Saat itu daun jati menjadi pembungkus nasi karena daun jati ampuh untuk mengawetkan nasi yang dibagikan kepada para pekerja paksa.

Kata "Jamblang" berasal dari nama sebuah desa di sebelah barat kota Cirebon yaitu desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Desa Jamblang merupakan pusat dari kuliner khas Cirebon. Kuliner ini berbahan dasar nasi yang kemudian dibungkus dengan daun jati. Nasi disajikan dengan bermacam-macam lauk seperti ikan asin, tahu bacam, tempe goreng hingga jengkol yang nikmat.

  • Docang

Selain nasi jamblang, docang adalah salah satu kuliner yang banyak diburu wisatawan. Kuliner berkuah khas Cirebon ini memiliki rasa lezat yang unik. Docang terdiri dari lontong, kemudian dicampur daun singkong, tauge, parutan kelapa, dan sambal docang yang khas. Sebelum disajikan, ditaburi kerupuk kecil-kecil berwarna putih yang dibuat khusus. Semua bahan tersebut kemudian disiramkan kuah panas yang diolah dari bumbu rempah pilihan, tempe bungkil atau oncom membuat rasa gurih semakin terasa di lidah.

  • Tahu Gejrot
Siapa yang tak kenal dengan kuliner khas yang satu ini? Kuliner yang berbahan dasar dari tahu pong atau tahu kosong yang digoreng garing berkuah. Kuah tahu gejrot berasal dari ulekan cabai rawit, bawang merah, dan gula merah ini disirami cuka asam manis pedas memiliki cita rasa tersendiri.

  • Empal Gentong
Wajib Anda coba kuliner khas kota udang yang satu ini. Kuliner dari potongan daging dan jeroan sapi yang direbus dengan bumbu rempah-rempah. Daging dan jeroan direbus dalam waktu yang cukup lama di dalam gentong sehingga bumbu sangat meresap. Rasa gurih dari empal gentong mirip dengan gulai namun kuahnya agak encer seperti soto. Sebagai pelengkap hidangan disajikan dengan bawang goreng akan terasa lebih nikmat.

  • Empal Asam
Berbeda dengan empal gentong, kuliner ini disebut empal asem, salah satu kuliner khas Cirebon. Empal gentong berkuah kuning, dengan menggunakan santan dan rempah. Sementara empal asam justru berkuah bening, dengan bahan utamanya kaldu dan belimbing wuluh. Berbahan dasar daging sapi dan jeroan, empal asam juga dilengkapi dengan sayuran seperti wortel dan irisan daun bawang. Dengan rasa asam yang pas. Empal ini memiliki sebutan empal dengan kolesterol rendah karena tidak pakai kuah santan yang kental. Sangat nikmat jika disajikan dalam kondisi hangat di cuaca yang sedang mendung atau hujan.

  • Mi Koclok
Salah satu Mi unik yang dimiliki khas Cirebon adalah Mi Koclok. Kuah mi Koclok ini berwarna putih kental dan sering disajikan sebagai kuliner makan malam. Warna putih berasal dari campuran santan dan tepung maizena. Kuahnya gurih dan kental Mi Koclok khas Cirebon ini terdiri dari potongan telur rebus, ayam suwir, irisan toge, kol dan daun bawang.

Walaupun berbahan dasar Mi, rasa kuliner khas ini tidak terlalu berat. Sebagai bahan pelengkapnya makanan terasa ringan di lidah maupun perut. Dijamin nggak nyesel deh mencicipi kuliner kota udang. Kira-kira mau coba kuliner yang mana nih? Yuk lestarikan kuliner khas Indonesia agar semakin membumi.

Sumber : Rumah Makan